ekonomi koperasi_softskill





Analisis Jurnal Ekonomi Koperasi Mengenai Pelaporan Keuangan Koperasi “Mandiri Jaya Tanjungpinang” yang harus menerapkan standar akuntansi ETAP (Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik).

Berikut adalah data yang saya peroleh dari jurnal ilmiah yang disusun oleh :
Mulyani

PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI, UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI.
Data yang saya ambil merupakan data mengenai salah satu laporan keuangan dari salah satu koperasi, yaitu koperasi “Mandiri Jaya Tanjungpinang”.
Berikut data yang saya ambil hanya mengenai laporan neraca :
Koperasi Mandiri Jaya Tanjungpinang
Laporan Neraca
AKTIVA                                       PASIVA

Per 31 Desember 2012 KETERANGAN
SALDO
KETERANGAN
SALDO
KAS
  20.562.000,00
KEWAJIBAN SEGERA
        43.557,00
GIRO PADA BANK
259.507.541,00
SIMPANAN
389.111.817,46
PENDAPATAN PADA BANK
    5.366.405,73
MODAL
563.734.188,79
PENDAPATAN AKAN DITERIMA        582.994,78

PINJAMAN MODAL KERJA           408.922.740,96

PINJAMAN INVESTASI                   232.368.048,67

BEBAN DIBAYAR DIMUKA             14.725.574,38

INVENTARIS                                       10.854.257,73

 Total                                                   952.889.563,25
                                           952.889.563,25



Entitas tanpa akuntabilitas publik adalah entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum (general purpose financial statement) bagi pengguna eksternal seperti pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelolaan usaha, kreditur, dan lembaga pemeringkat kredit.
Dalam SAK  ETAP laporan neraca menyajikan aset, kewajiban, dan ekuitas suatu entitas pada suatu tanggal tertentu-akhir periode pelaporan ( SAK  ETAP paragraph 4.1)
neraca minimal mencakup pos-pos berikut :
Kas dan setara kas;
1.      Piutang usaha dan piutang lainnya;
2.      Persediaan
3.      Property investasi
4.      Aset tetap
5.      Aset tidak berwujud
6.      Utang usaha dan utang lainnya;
7.      Asset dan kewajiban pajak
8.      Kewajiban diestimasi
9.      Ekuitas

Dari Laporan keuangan koperasi di atas memang sudah menampilkan neraca, tapi tidak menampilkan adanya laporan mengenai point ke 8, yaitu mengenai kewajiban pajak.
Berdasarkan data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa laporan keuangan  koperasi “Mandiri Jaya Tanjungpinang” tidak sesuai dengan SAK ETAP.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemenuhan Tugas Softskill

Hukum Dagang (Softskill)

Activity and My Interest