Tugas Softskill - Perekonomian Indonesia
Sistem Perekonomian
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk
mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun
organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi
dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam
beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi.
Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan
sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.
Berikut beberapa contoh sistem perekonomian
yang dianut oleh beberapa negara yang ada di dunia
1.Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi ini merupakan sistem ekonomi yang dijalankan secara bersama
untuk kepentingan bersama (demokratis), sesuai dengan tata cara yang biasa
ditempuh oleh nenek moyang sebelumnya.
Dalam sistem ini segala barang dan jasa yang diperlukan, dipenuhi sendiri
oleh masyarakat itu sendiri.
Dalam sistem ekonomi tradisional, tugas pemerintah hanya terbatas
memberikan perlindungan dalam bentuk pertahanan, dan menjaga ketertiban umum.
Dengan kata lain kegiatan ekonomi yaitu masalah apa dan berapa, bagaimana dan
untuk siapa barang diproduksi semuanya diatur oleh masyarakat.
Pada umumnya, sistem perekonomian ini berlaku pada negara-negara yang belum
maju, dan mulai ditinggalkan. Misalnya Etiopia, PNG, dan beberapa negara di
Oceania. Tapi pada umumnya, sistem ekonomi ini sangatlah primitif dan hampir
tidak ada lagi di dunia.
Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :
- Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
- Hanya sedikit menggunakan modal
- Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
- Belum mengenal pembagian kerja
- Masih terikat tradisi
- Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran
-Kelebihan Sistem Ekonomi Tradisional :
- Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat
- Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul
- Tidak individualistis
-Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional :
- Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah
- Mutu barang hasil produksi masih rendah
2.Sistem Ekonomi
Liberal
Sistem ekonomi liberal adalah
sistem ekonomi di mana kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi dilakukan
oleh pihak swasta. Pada sistem ekonomi pasar, pemerintah hanya mengawasi dan
melakukan kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan penyelenggaraan negara.
Sistem ekonomi pasar sesuai dengan ajaran yang dikemukakan oleh Adam Smith.
Dalam bukunya Adam Smith menganjurkan agar kegiatan ekonomi diserahkan kepada
masyarakat. Masyarakat menentukan jenis kegiatan apa yang akan dilakukan untuk
mencapai kemakmuran. Jika setiap individu makmur, maka negarapun akan makmur.
Dalam ekonomi pasar pihak swasta menguasai alat-alat produksi, akibatnya pemilikan
tidak terbatas. Setiap individu berusaha meningkatkan keterampilan dan
kemampuannya untuk menguasai sector ekonomi, sehingga timbul lah persaingan
untuk maju.
Pada sistem ekonomi liberal, para
pemerintah bertugas membuat peraturan dan mengawasi pelaksanaannya. Kegiatan
ekonomi pemerintah hanya berhubungan dengan penyelenggaraan negara saja. Sistem
ekonomi pasar juga disebut ekonomi pertukaran bebas (free exchange economy).
Sistem ekonomi pasar ini pada
awalnya dianut negara Amerika Serikat dan sebagian besar negara-negara liberal
di dunia, tetapi secara murni, sekarang ini tidak ada satu pun negara yang
menganut sistem ekonomi pasar.
Ciri-ciri sistem ekonomi pasar
(liberal)
1. Setiap individu bebas
memiliki barang dan alat-alat produksi.
2. Kegiatan ekonomi di
semua bidang dilakukan oleh masyarakat (swasta)
3. Pemerintah tidak ikut
campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.
4. Modal memegang
peranan penting dalam kegiatan ekonomi.
5. Setiap orang diberi
kebebasan dalam hal pemakaian barang dan jasa.
6. Kegiatan produksi
dilakukan dengan tujuan mencari laba, bahkan semua kegiatan ekonomi didorong
oleh prinsip bola.
7. Terjadinya persaingan
bebas antara pengusaha.
Kebaikan sistem ekonomi pasar (liberal)
a. Adanya
persaingan mendorong masing-masing individu berusaha untuk maju dan bertindak
secara efisien.
b. Masing-masing ornag
bebas untuk memilih pekerjaan yang ia sukai sesuai dengan bakatnya.
c. Produksi
didasarkan atas kebutuhan masyarakat.
d. Adanya persaingan
bebas, produsen cenderung untuk meningkatkan kualitas hasil produksi.
e. Kemungkinan
pendapatan dapat ditingkatkan melalui usaha memaksimalkan keuntungan.
f. Pengembangan
usaha yang dilakukan produsen dalam memaksimalkan keuntungan memungkinkan dapat
menyerap tenaga kerja lebih banyak.
Kelemahan sistem ekonomi pasar (liberal)
a) Persaingan
menyebabkan yang kuat semakin kuat yang lemah semakin lemah.
b) Persaingan
dapat menimbulkan monopoli.
c) Pemerataan
pendapatan semakin sulit dicapai di dalam sistem ekonomi pasar.
d) Memungkinkan
dapat menimbulkan sifat-sifat mementingkan diri sendiri.
e) Terdorong
hasrat untuk mendapatkan untuk besar sering kali produsen mengabaikan
syarat-syarat perubahan. dan Pemanfaatan sumber alam sering kali tidak
menghiraukan lingkungan.
3.Sistem Ekonomi
Sosialis
Sistem ekonomi sosialis
merupakan bentuk resistensi dari sistem ekonomi kapitalis yang dituding sebagai
penyebab tidak tercapainya kesejahteraan yang merata. Ia adalah kebalikan dari
sistem ekonomi kapitalis yang sepenuhnya menyerahkan siklus ekonomi pada
mekanisme pasar yang berkembang. Sedangkan dalam sistem ekonomi sosialis,
Pemerintah mempunyai andil besar dalam mengatur roda perekonomian di sebuah
negara. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pengawasan terhadap rantai
perekonomian masyarakat.
Penganut kedua sistem ini
sama-sama mengklaim bahwa salah satu sistem lebih baik dari yang lain, membuat
rivalitas antar sistem ini menjalar ke berbagai aspek kehidupan lainnya, mulai
dari politik, sosial, budaya sampai pada gilirannya berubah menjadi sebuah
ideologi yang menjadi pedoman dan spirit dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara.
Pandangan sosialis mulai nampak
pada abad ke sembilan belas, mereka telah mati-matian memerangi
pandangan-pandangan ekonomi kapitalis. Munculnya sosialisme adalah akibat
kedzaliman yang diderita masyarakat karena sistem ekonomi kapitalis serta
beberapa kekeliruan yang terjadi di dalamnya.
Selanjutnya, Sistem ekonomi sosialis
mengikuti tiga prinsip yang berbeda dengan sistem ekonomi sebelumnya yaitu :
Pertama, Mewujudkan kesamaan
secara riil.
Kedua, Menghapus kepemilikan
individu sama sekali atau sebagian saja.
Ketiga, Mengatur produksi dan
distribusi secara kolektif.
Ciri-ciri Sistem ekonomi sosialis :
- Lebih mengutamakan kebersamaan
- Peran pemerintah aktif
- Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
-Kelebihan sistem ekonomi Sosialis :
- Disediakannya kebutuhan pokok oleh pemerintah
- Kegiatan ekonomi didasarkan perencanaan negara
- Produksi dikelola oleh Negara
- Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis :
- Sulit melakukan transaksi
- Membatasi kebebasan
- Mengabaikan pendidikan moral
4.Sistem Ekonomi
Campuran
Sistem ini merupakan
penggabungan antara mekanisme pasar dengan campur tangan pemerintah. Sistem
ekonomi campuran ini juga dibedakan ke dalam dua jenis sistem ekonomi, yaitu
Market socialism dimana peran pemerintah yang tampak lebih dominan dan Social
Market dimana mekanisme pasarlah yang lebih dominan walaupun tetap ada campur
tangan dari pemerintah. Contoh negara yang menganut sistem ekonomi campuran
Market Socialism adalah Swedia. Sedangkan contoh negara yang menganut sistem
ekonomi campuran Social Market adalah Inggris dan Jerman.
Tujuan campur tangan pemerintah
yaitu untuk mengoreksi distorsi ekonomi. Diakuinya hak kepemilikan pribadi
dalam sistem ekonomi campuran ini tidak membuat semua faktor produksi yang
vital / penting juga bisa menjadi kepemilikan pribadi karena kepemilikan faktor
produksi yang vital akan tetap diatur dan diawasi oleh pemerintah. Selain itu,
pemerintah akan memberikan jaminan sosial serta mengupayakan pemerataan
distribusi pendapatan. Tentang penetapan harga, walaupun harga-harga ditentukan
oleh mekanisme pasar, namun bila diperlukan pemerintah juga perlu mengadakan
pengawasan serta koreksi terhadap harga-harga tersebut.
Penerapan sistem ekonomi
campuran ini akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan
sistem ekonomi komando yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat
karena berimbangnya peran pemerintah dan swasta dalam menjalankan kegiatan
perekonomian.
Dalam sistem ekonomi campuran,
pemerintah, swasta dan masyarakat saling berinteraksi dalam memecahkan masalah
ekonomi. Kegiatan ekonomi masyarakat diserahkan kepada kekuatan pasar, namun
sampai batas tertentu pemerintah tetap melakukan kendali dan campur tangan
dengan tujuan agar perekonomian tidak lepas kendali dan tidak hanya
menguntungkan pemilik modal besar. Saat ini, kecenderungan untuk menerapkan
sistem ekonomi pada berbagai negara semakin meningkat karena pada dasarnya
tidak ada negara yang bisa dengan murni menerapkan sistem ekonomi pasar maupun
sistem ekonomi komando.
Negara yang menganut
sistem ekonomi campuran adalah bekas negara non-blok. .
mayoritas berada di Asia dan Afrika.
seperti :
- Indonesia
- Mesir
- Malaysia
mayoritas berada di Asia dan Afrika.
seperti :
- Indonesia
- Mesir
- Malaysia
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :
- Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat
- Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
- Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
- Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Kebaikan sistem ekonomi campuran
- Kebebasan berusaha
- Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas
- Lebih mementingkan umum dari pada pribadi
Kelemahan sistem ekonomi campuran
- Beban pemerintah berat dari pada beban swasta
- Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan
Komentar
Posting Komentar